Daftar Blog

Selasa, 21 Agustus 2012

public area hotel


PUBLIC AREA HOTEL
HOUSEKEEPING (tata graha)



Disusun oleh
Nama : Heri Hermawan
Nim : 2012145027



SEKOLAH TINGGI PARIWISATA SAHID
PONDOK CABE
2012
KATA PENGANTAR

Assalamualaikum WR.WB
Puji serta syukur kami panjatkan kehadirat ALLAH SWT, atas izin dan rahmatnya kami dapat menyusun tugas housekeeping ini.
Tugas ini saya susun sebagai pembelajaran dan pengetahuan dalam dunia industri perhotelan khususnya dibidang housekeeping (tata graha)


DAFTAR ISI

COVER
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I
PENDAHULUAN
1.1              Alasan pemilihan judul
1.2              Tujuan penulisan
1.3              Batasan masalah
1.4              Metode penulisan proposal
1.5              Sistematika penulisan proposal
BAB II
URAIAN KHUSUS
2.1       Pengertian pariwisata,hotel dan housekeeping
2.2       Persiapan sebelum membersihkan area
2.3       Area dan tehnik pembersihannya
2.4         Tugas pokok yang menjadi tanggung jawab petugas housekeeping
2.5         Menjaga dan menyimpanan peralatan pembersih dan bahan kimia
BAB III
PENUTUP
3.1       Kesimpulan


BAB I
PENDAHULUAN
1.1       Alasan pemilihan judul
Sekolah tinggi pariwisata sahid adalah salah satu sekolah lanjutan yang mendasarkan pendidikan ilmu pariwisata dan perhotelan.telah kita ketahui hotel merupakan bagian internal dari usaha pariwisata, hotel adalah suatu akomodasi yang di kelolah secara komersil dan di adakan bagi setiap orang untuk memperoleh pelayanan, penginapan, beserta makan dan minum.
Dalam tugas ini saya banyak menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan fasilitas yang menjadi tanggung jawab petugas housekeeping.
Saya memilih judul ini karena sesuai dengan tugas yang diberikan oleh dosen saya yaitu  bapak “I Gusti Made Oka, SE,MM” dan tugas ini juga saya jadikan sebagai penambah ilmu pengetahuan saya khususnya dalam dunia industri perhotelan dibidang housekeeping.
1.2       Tujuan penulisan proposal
            Ada pun tujuan penulisan proposal ini adalah :
1.2.3      Sebagai penambah ilmu pengetahuan mahasiswa/i dalam dunia perhotelan

1.3       Batasan masalah
Sehubung dengan ilmu dan pengalaman yang saya dapat  saya membatasi masalah dalam proposal ini di “Macam-macam chemical dan fungsinya”
1.4       Metode penulisan proposal
            Dalam menyusun proposal ini saya menggunakan dan melakukan metode sebagai berikut :
            1.4.1    STUDI PUSTAKA
   Yaitu mencari dan mempelajari buku-buku yang dapat membantu dalam proses penyusunan proposal
            1.4.2    METODE RESEARCH
               Yaitu mencari dan mengumpulkan data tentang bidang yang di tulis
1.5       Sistematika penulisan proposal
Dalam menyusun propoal ini saya akan menguraikan isi dari proposal ini antara lain :



BAB I : PENDAHULUAN                   
Bab ini saya akan menguraikan tentang alasan pemilihan judul,tujuan penulisan proposal,batasan masalah, metode penulisan proposal, sistematika penulisan proposal.
BAB II : TINJAUAN UMUM
            Bab ini saya akan menguraikan tentang pengertian pariwisata,hotel dan housekeeping, persiapan sebelum membersihkan area, area dan tehnik pembersihannya, tugas pokok yang menjadi tanggung jawab petugas housekeeping,Menjaga Dan menyimpanan Peralatan Pembersih Dan Bahan Kimia
 BAB III : LANDASAN TEORI
            Bab ini saya akan menguraikan tentang kesimpulan.


BAB II
URAIAN KHUSUS
2.1       Pengertian pariwisata,hotel dan housekeeping
            Kepariwisataan adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan penyelenggaraan pariwisata (Yoeti, 1997, p.194). Wisata merupakan suatu kegiatan perjalanan atau sebagian dari kegiatan tersebut yang dilakukan secara sukarela serta bersifat sementara untuk menikmati obyek dan daya tarik wisata. Sedangkan wisatawan adalah orang yang melakukan kegiatan wisata. “Tourism is an integrated system and can be viewed in terms of demand and supply. The demand is made up of domestic and international tourist market. The supply is comprised of transportations, tourist attractions and activities, tourist facilities, services and related infrastructure, and information and promotion. Visitors are defined as tourist and the remainder as same-day visitors”.
Pada garis besarnya, definisi tersebut menunjukkan bahwa kepariwisataan memiliki arti keterpaduan yang di satu sisi diperani oleh faktor permintaan dan faktor ketersediaan. Faktor permintaan terkait oleh permintaan pasar wisatawan domestik dan mancanegara. Sedangkan faktor ketersediaan dipengaruhi oleh transportasi, atraksi wisata dan aktifitasnya, fasilitas-fasilitas, pelayanan dan prasarana terkait serta informasi dan promosi.




Menurut definisi yang luas pariwisata adalah perjalanan dari satu tempat ke tempat lain, bersifat sementara, dilakukan perorangan maupun kelompok, sebagai usaha mencari keseimbangan atau keserasian dan kebahagiaan dengan lingkungan hidup dalam dimensi sosial, budaya, alam dan ilmu. Suatu perjalanan dianggap sebagai perjalanan wisata bila memenuhi tiga persyaratan yang diperlukan, yaitu : (dikutip dari Ekonomi Pariwisata, hal 21)
a. Harus bersifat sementara
b. Harus bersifat sukarela (voluntary) dalam arti tidak terjadi karena dipaksa.
c. Tidak bekerja yang sifatnya menghasilkan upah ataupun bayaran.
Dalam kesimpulannya pariwisata adalah keseluruhan fenomena (gejala) dan hubungan-hubungan yang ditimbulkan oleh perjalanan dan persinggahan manusia di luar tempat tinggalnya. Dengan maksud bukan untuk tinggal menetap dan tidak berkaitan dengan pekerjaan-pekerjaan yang menghasilkan upah. (Sejarah Pariwisata dan Perkembangannya di Indonesia, hal. 3)
Hotel adalah suatu bentuk bangunan, lambang, perusahaan atau badan usaha akomodasi yang menyediakan pelayanan jasa penginapan, penyedia makanan dan minuman serta fasilitas jasa lainnya dimana semua pelayanan itu diperuntukkan bagi masyarakat umum, baik mereka yang bermalam di hotel tersebut ataupun mereka yang hanya menggunakan fasilitas tertentu yang dimiliki hotel itu. Pengertian hotel ini dapat disimpulkan dari beberapa definisi hotel seperti tersebut di bawah ini :
a. Salah satu jenis akomodasi yang mempergunakan sebagian atau keseluruhan bagian untuk jasa pelayanan penginapan, penyedia makanan dan minuman serta jasa lainnya bagi masyarakat umum yang dikelola secara komersil (Keputusan Menteri Parpostel no Km 94/HK103/MPPT 1987)
b. Bangunan yang dikelola secara komersil dengan memberikan fasilitas penginapan untuk masyarakat umum dengan fasilitas sebagai berikut :
1) Jasa penginapan
2) Pelayanan makanan dan minuman
3) Pelayanan barang bawaan
4) Pencucian pakaian
5) Penggunaan fasilitas perabot dan hiasan-hiasan yang ada di dalamnya.
c. Sarana tempat tinggal umum untuk wisatawan dengan memberikan pelayanan jasa kamar, penyedia makanan dan minuman serta akomodasi dengan syarat pembayaran (Lawson, 1976:27)
            Housekeeping adalah salah satu bagian atau department yang ada di dalam hotel yang menangani hal – hal yang berkaitan dengan keindahan, kerapian, kebersihan, kelengkapan dan kesehatan seluruh kamar, juga area – area umum lainnya, agar seluruh tamu maupun karyawan dapat merasa nyaman dan aman berada di dalam hotel. Selain itu Housekeeping department merupakan bagian rumah tangga hotel yang bertugas membuat perencanaan, perawatan / pembersihan semua kamar tamu, ruang kantor, lobby, terrace, corridors, lift / elevator, toilet umum, public space, locker’s room, linen dan uniform rooms, halaman, taman, kolam renang dan ruang parkir.


2.2       Persiapan diri sebelum membersihkan area
Sebelum melakukan pekerjaan di dalam industri hospitality seorang houseman dituntut untuk selalu berpenampilan baik, bersih dan rapi. Hal ini penting karena sangat mempengaruhi
kesan yang ditangkap oleh para tamu hotel. Penampilan dan pelayanan yang baik akan membuat tamu senang dan kerasan tinggal di hotel kita, hal ini dapat dijadikan sebagai alat promosi oleh hotel untuk menarik tamu-tamunya untuk datang kembali.
                                             
Mengingat peran staff housekeeping seperti tersebut diatas adalah sangat penting, maka mereka dituntut untuk memiliki sifat sebagai berikut :

a. Memiliki kebiasaan rapi dan bersih dalam penampilan ditempat tugas dengan kriteria sebagai berikut :
1) Pakaian seragam bersih dan rapi
2) Rambut disisir rapi. Bagi pria berambut pendek. Bagi wanita yang berambut panjang menggunakan ikat rambut berwarna hitam.
                 3) Kuku dipotong rapi dan selalu bersih
4) Telinga tidak bertindik bagi pria dan wanita bertindik tidak lebih dari satu.
                 5) Aroma parfum yang dipilih lembut, tidak beraroma tajam
                 6) Perhiasan yang dikenakan tidak berlebih
7) Sepatu berwarna hitam dan bersih. Kaos kaki bersih dan tidak beraroma tidak sedap
b. Perawatan Diri seorang petugas housekeeping antara lain :
1) Mandi teratur setiap hari dua kali
            2) Mencuci dan memelihara rambut secara teratur
3) Memelihara kesehatan tubuh tetap bugar
            4) Tidak berbau badan
            5) Membersihkan gigi dan tidak berbau mulut
            6) Memotong dan membersihkan kuku secara teratur














2.3       Area dan tehnik pembersihannya
Area pembersihan yang dilakukan petugas housekeeping adalah
1.Kamar  tamu (guest room)
http://3.bp.blogspot.com/-GgOGTQA8Akc/T8NCBK4ldOI/AAAAAAAAABo/HpU1Cc0dBQQ/s320/Picture1.png
           
            Kamar tamu harus selalu terlihat indah dan mewah tetapi yang terpenting adalah kebersihannya oleh karena itu petugas housekeeping khususnya room boy harus selalu membersihkannya ada pun beberapa cara yang digunakan dalam proses pembersihan kamar ini diantaranya
a.Dusting(mengelap debu pada perabot/barang)
b.Sweeping(menyapu lantai)
c.Mopping(mengepel lantai)
d. Window Cleaning/Mirror Cleaning (membersihkan kaca jendela / kaca cermin).
e. Polishing (memoles barang / perabot yang terbuat dari kayu/logam)








2.    Gang ( corridor)
http://3.bp.blogspot.com/-sSUTgmd0_n8/T8NDDbj3P9I/AAAAAAAAABw/PegPAZtOKJc/s320/coridor.JPG

Corridor adalah salah satu tempat atau jalur jalan tamu untuk menuju kamarnya maka dari itu corridor harus terlihat bersih dan ini juga sebagai tanggung jawab petugas housekeeping ada beberapa tehnik yang dilakukan untuk membersihkan area ini diantaranya
a.                Dusting (mengelap debu pada perabot/barang)
b.                Sweeping (menyapu lantai) bila lantai terbuat dari marmer atau keramik
c.                 Mopping (mengepel lantai) bila lantai terbuat dari marmer atau keramik
d.               Vacuuming bila lantai terbuat dari karper atau permadani
e.                Window Cleaning/Mirror Cleaning (membersihkan kaca jendela / kaca cermin).
f.          Polishing (memoles barang / perabot yang terbuat dari kayu/logam)





3.    Restauran dan banquet ( restaurant and banquet hall)
http://3.bp.blogspot.com/-x_KHRI733uU/T8ND203O02I/AAAAAAAAAB4/uEi_lyTGokw/s320/Restaurant.jpg

Restaurant adalah tempat atau otlet didalam hotel yang juga harus terjaga kebersihannya.restaurant juga menjadi area yang menjadi tugas housekeeping untuk melakukan pembersihan ada pun tehnik yang dilakukan adalah
a. Dusting (mengelap debu pada perabot/barang)
b. Sweeping (menyapu lantai)
c. Mopping (mengepel lantai)
d. Window Cleaning/Mirror Cleaning (membersihkan kaca jendela / kaca cermin).
e. Polishing (memoles barang / perabot yang terbuat dari kayu/logam)










4.    Ruang kantor ( office )

http://3.bp.blogspot.com/-3lUUnO4JTIM/T8NErO8_t6I/AAAAAAAAACA/CF47h7rsTEk/s320/0ffice.jpg

Ruang kantor adalah salah satu tempat didalam hotel yang menjadi tempat para karyawan-karyawan hotel dalam menjalankan tugas walaupun ruangan ini tertutup dan tidak terlihat oleh tamu hotel tetapi ruangan ini juga harus terjaga kebersihannya oleh karena itu petugas housekeeping juga berperan dalam pembersihan ini adapun tehnik pembersihannya yaitu
a. Dusting (mengelap debu pada perabot/barang)
b. Sweeping (menyapu lantai)
c. Mopping (mengepel lantai)
d. Window Cleaning/Mirror Cleaning (membersihkan kaca jendela / kaca cermin).
e. Polishing (memoles barang / perabot yang terbuat dari kayu/logam)






5.    Locker karyawan ( employee Locker)
http://2.bp.blogspot.com/-sO3k0JrG62o/T8NE8H4qmmI/AAAAAAAAACI/GDvXzuMAOyw/s320/employee+locker.jpg

Locker karyawan adalah tempat penyimpanan barang-barang karyawan yang disediakan oleh pihak hotel dan area ini juga harus terjaga kebersihannya dan housekeeping harus ikut berperan dalam menjaga kebersihan area ini ada beberapa tehnik dalam proses pembersihan antara lain
a. Dusting (mengelap debu pada perabot/barang)
b. Sweeping (menyapu lantai)
c. Mopping (mengepel lantai)
d. Window Cleaning/Mirror Cleaning (membersihkan kaca jendela / kaca cermin).
e. Polishing (memoles barang / perabot yang terbuat dari kayu/logam)





6.    Toilet karyawan ( Toilet locker )
http://3.bp.blogspot.com/-rvvKQJABzu4/T8NFbmPFBKI/AAAAAAAAACQ/vUGLAOz5aT8/s320/Picture2.png

Toilet karyawan adalah tempat yang paling kotor dan yang harus menggunakan perhatian khusus dalam proses pembersihan maka petugas housekeeping harus mengeluarkan tenaga extra untuk melakukan pembersihan area ini.ada pun tehnik yang digunakan untuk proses pembersihan area ini adalah
a. Dusting (mengelap debu pada perabot/barang)
b. Sweeping (menyapu lantai)
c. Mopping (mengepel lantai)
d. Window Cleaning/Mirror Cleaning (membersihkan kaca jendela / kaca cermin).
e. Polishing (memoles barang / perabot yang terbuat dari kayu/logam)






7.    Toilet tamu ( guest toilet )
http://3.bp.blogspot.com/-bU6PzeKz350/T8NHFrSQJbI/AAAAAAAAACg/ahuyfJe8GxA/s320/rest+room.jpg

Guest toilet adalah tempat atau bagian area hotel yang wajib dimiliki oleh hotel Area ini juga sangat penting untuk dijaga kebersihannya karena semua tamu atau orang yang datang ke hotel pasti mengunjungi area ini oleh karena itu petugas housekeeping juga diwajibkan untuk melakukan proses pembersihan adapun tehnik yang digunakan adalah
a. Dusting (mengelap debu pada perabot/barang)
b. Sweeping (menyapu lantai)
c. Mopping (mengepel lantai)
d. Window Cleaning/Mirror Cleaning (membersihkan kaca jendela / kaca cermin).
e. Polishing (memoles barang / perabot yang terbuat dari kayu/logam)





8.    Taman di dalam dan di luar ruangan (in and out door garden)
http://4.bp.blogspot.com/-_PJXr-LsKO0/T8NH_4z15DI/AAAAAAAAACw/dUm2ctotpro/s320/garden.jpg
Taman atau garden adalah fasilitas hotel yang menampilkan keindahan dan kecantikan area untuk memikat perasaan tamu terhadap keindahan alam dan keindahan hotel tersebut oleh karena itu area ini juga harus terjaga kebersihannya petugas housekeeping yang melakikan pembersihan sedangkan yang menata tanaman disebut gardener ada beberapa tehnik yang digunakan petugas housekeeping dalam proses pembersihan antara lain
a. Sweeping (menyapu lantai)
b. Polishing (memoles barang / perabot yang terbuat dari kayu/logam)










9.    Kolam renang ( swimmingpool),
http://2.bp.blogspot.com/-_-2jJFwEtaI/T8NIUL7TlTI/AAAAAAAAAC4/Q07TIyCt8lg/s1600/swimmingpool.jpg
Kolam renang adalah fasilitas yang disediakan hotel untuk tamu yang senang berolahraga khususnya renang dan area ini juga harus terjaga kebersihan ini oleh karena itu petugas housekeeping harus melakukan proses pembersihan ada beberapa tehnik pembersihan yang dilakukan antara lain
a. Dusting (mengelap debu pada perabot/barang)
b. Sweeping (menyapu lantai)
c. Polishing (memoles barang / perabot yang terbuat dari kayu/logam)
d.Brushing (menyikat)









10. Halaman parkir ( parking area
http://2.bp.blogspot.com/-1KlWx5p4lsQ/T8NIxsgevOI/AAAAAAAAADA/T8-9ZYI84CQ/s320/Parking+area.jpg
Parking area adalah tempat atau fasilitas hotel yang disediakan hotel untuk parkir kendaraan tamu area ini juga harus terjaga kebersihannya oleh karena itu housekeeping juga harus menjaga kebersihan area ini dengan cara
a. Sweeping (menyapu lantai)
b. Polishing (memoles barang / perabot yang terbuat dari kayu/logam)
c.Brushing (menyikat)










2.4       Tugas bagian housekeeping
Tugas bagian Housekeeping adalah sebagai berikut :
1.   Menciptakan suasana hotel yang bersih, menarik, nyaman, dan aman.
2.   Memberikan pelayanan di kamar dengan sebaik-baiknya kepada tamu, supaya tamu merasa puas saat berkunjung maupun menginap di hotel.
3.   Penyiapan, penataan, dan pemeliharaan kamar-kamar.
4.   Bertanggung jawab atas pemeliharaan kebersihan seluruh outlet dan ruangan umum di hotel.

2.5       Menjaga Dan menyimpanan Peralatan Pembersih Dan Bahan Kimia
            Perlunya memperhatikan efektifitas dan efisiensi tenaga dan biaya dalam bekerja, semua itu tidak terlepas dari peralatan yang dipergunakan. Peralat an manual maupun mesin harganya cukup mahal, sehingga sudah menjadi kewajiban kita untuk menjaga dan peduli dalam menggunakannya serta merawatnya.Sebelum melakukan pembersihan area umum seorang public area attendant atau yang sering disebut houseman terlebih dahulu harus
menguasai jenis-jenis peralatan pembersih. Ini dimaksudkan agar di dalam melakukan pekerjaannya nanti tidak akan mendapat kesulitan. Di bawah ini ada beberapa jenis peralatan pembersih yang diperguna- kan sebagai pendukung utama pada housekeeping departement pada saat melakukan perawatan dan pembersihan area hotel yang menjadi tanggung jawabnya sebagai berikut.


Jenis-Jenis Alat Pembersih dan Cara Penyimpanannya
a.)     Brush
- Disimpan dalam keadaan bersih dan letakkan pada posisi bulu-bulu mengahadap ke atas
b.)     Broom
- Disimpan dalam keadaan bersih dan letakkan pada posis bulu-bulu menghadap ke atas
c.)      Cloth
- Dicuci, di keringkan, dilipat dan disimpan dengan rapi.
d.)     Pel
- Setelah digunakan dicuci atau dibersihkan dan keringkan kemudian disimpan di tempat yang ventilasinya bagus.
e.)      Sprayer
- Lubang jarum harus pada posisi yang benar dan harus di bersihkan setelah digunakan
f.)      Bucket
- Dicuci, dikeringkan, disimpan dengan ditumpuk dan diatur dengan rapi
g.)      Toilet bowl brush
-Dicuci, dikeringkan dan disimpan dengan rapi
h.)     Alat penarik air
- Dicuci, dikeringkan dan disimpan dengan rapi
i.)       Alat penyedot debu
- Bersihkan kantong debu, bersihkan vaccum cleaner pada bagian penggerak, tali kabel dan alat pelengkap dengan lap lembab, keringkan dan simpan dengan rapi
j.)       Mesin pembersih lantai
- Bersihkan bagian-bagian mesin, bersihkan kabel dan gulung kembali, keringkan dan simpan dengan rapi.
k.)     Mesin pencuci karpet
- Bersihkan tangki air, kabel, sikat, pipa dan rangka mesin, keringkan dan simpan dengan rapih.
2.       Jenis-jenis bahan pembersih
a)       Liquid soap
b)       Liquip hand soap
c)       Detergent
d)       Glass cleaner
e)       Go gether
f)        Forward
g)       Wax trip
h)       Complete
i)         Glow metal polish
j)        Shine up
k)       Spot and stain remover

3.       Bahan-bahan pembersih dan cara penyimpanannya
a)       Bahan-bahan tersebut di kelompokkan menurut jenisnya.
b)       Ditutup dengan rapat dalam kemasan.
c)       Diberi nama atau label sesuai dengan isinya.
d)       Ditempatkan pada tempat yang telah ditentukan
e)       Perhatikan petunjuk tertentu dalam penyimpanan.
Contoh :
-          Jangan diletakkan dekat korek api.
-          Jangan dibalik
-          Disimpan di tempat yang teduh.


BAB III
KESIMPULAN
3.1       Kesimpulan
            Sejalan dengan berkembangnya pariwista dunia perhotelan perlu mendapatkan perhatian khusus.perkembangan pariwisata dalam dunia perhotelan sangat memerlukan sekali hotel. Usaha yang bergerak dibidang jasa akomodasi,industri perhotelan akan terus berkembang dengan meningkatnya pelayanannya dan salah satu departement hotel yang mempunyai fungsi penting dalam pelayanan adalah housekeeping. Bagian housekeeping hotel bertanggung jawab atas kebersihan, kerapihan, kenyamanan area hotel (seperti kamar,ruangan umum,restaurant,bar serta outlet-outlet lainnya). Tetapi bukan hanya pelayanan dari housekeeping saja departement-departement lain juga membantu peroses pelayanan kepada tamu hotel.dalam tugas ini saya banyak menjelaskan tentang pengertian pariwisata,hotel dan housekeeping, persiapan sebelum membersihkan area, area dan tehnik pembersihannya, tugas pokok yang menjadi tanggung jawab petugas housekeeping,Menjaga Dan menyimpanan Peralatan Pembersih Dan Bahan Kimia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar